Site icon RMTVNEWS.COM

DPR Bongkar Makna di Balik Pertemuan Kapolri, Jaksa Agung, dan Panglima TNI

DPR Bongkar Makna di Balik Pertemuan Kapolri, Jaksa Agung, dan Panglima TNI

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Jaksa Agung ST Burhanuddin saat agenda silaturahmi di Kejaksaan Agung RI, Jakarta, Senin (13/7/2026). Foto: X/@listyosigit

JAKARTA – Anggota Komisi III DPR RI M. Nasir Djamil mengapresiasi langkah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang melakukan kunjungan silaturahmi kepada Jaksa Agung ST Burhanuddin dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto di tengah sorotan publik terhadap penanganan perkara yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.

Menurut Nasir, pertemuan tersebut merupakan langkah yang tepat untuk memperkuat soliditas antarlembaga penegak hukum sekaligus meredam berbagai spekulasi mengenai adanya gesekan antara Polri, Kejaksaan Agung, dan TNI.

“Dalam waktu singkat Kapolri Jenderal Sigit mengambil inisiatif mendinginkan suasana yang sempat panas. Tindakan bertemu dan bicara langsung telah menutup spekulasi liar soal gesekan antarlembaga kejaksaan, kepolisian, serta TNI,” ujar Nasir Djamil dalam keterangan tertulis, Selasa (14/7/2026).

Politikus Fraksi PKS itu menilai, meski sebagian pihak memandang pertemuan tersebut hanya bersifat simbolis, silaturahmi antarpimpinan lembaga negara tetap memiliki makna strategis dalam menjaga kepercayaan publik terhadap penegakan hukum.

Ia berharap proses hukum terhadap mantan Jampidsus Febrie Adriansyah tetap berjalan secara objektif, transparan, adil, profesional, dan berintegritas.

“Banyak kelompok masyarakat yang menaruh harapan bahwa penanganan proses hukum Febrie dari kepolisian ke Kejaksaan tetap mengedepankan profesionalitas dan integritas,” katanya.

Nasir juga meminta Presiden Prabowo Subianto mengevaluasi akar persoalan yang memicu munculnya persepsi ketegangan antarlembaga agar kejadian serupa tidak kembali terjadi di masa mendatang.

Menurutnya, pengawasan terhadap aparat penegak hukum perlu terus diperkuat untuk menjaga kredibilitas sistem penegakan hukum nasional.

Sebelumnya, perhatian publik sempat tertuju pada dinamika penanganan perkara Febrie Adriansyah setelah beredar informasi mengenai pengamanan rumah mantan Jampidsus tersebut oleh personel TNI serta kedatangan sejumlah anggota TNI ke Polda Metro Jaya.

Di tengah berbagai spekulasi tersebut, Kapolri kemudian melakukan kunjungan silaturahmi kepada Jaksa Agung dan Panglima TNI yang disebut sebagai upaya memperkuat sinergi dan soliditas antarpenegak hukum.

Exit mobile version