JAKARTA – Istana membantah pencopotan Purbaya Yudhi Sadewa dari jabatan Menteri Keuangan (Menkeu) berkaitan dengan langkahnya merombak ratusan pejabat di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Bantahan tersebut disampaikan Wakil Menteri Sekretaris Negara Bambang Eko Suhariyanto di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/9/2026).
“Tidak ada yang istimewa. Pergantian kapan saja itu sebetulnya Menteri, Wakil Menteri siap diganti,” kata Bambang.
Pernyataan tersebut muncul setelah Purbaya sebelumnya mengakui bahwa perombakan ratusan pejabat pajak dan bea cukai menjadi salah satu faktor yang berkaitan dengan pencopotan dirinya dari posisi Menkeu.
Meski demikian, Purbaya juga menegaskan bahwa keputusan pergantian menteri merupakan hak Presiden.
Bambang mengatakan pergantian pejabat, termasuk menteri dan wakil menteri, merupakan hal yang biasa dalam pemerintahan. Menurut dia, keputusan tersebut merupakan kewenangan Presiden.
“Itu pergantian biasa saja sebetulnya. Pergantian pejabat kan tidak ada sesuatu yang istimewa. Kan itu juga prerogatif Presiden,” ujar Bambang.
Ia menanggapi pernyataan Purbaya yang sebelumnya mengaitkan perombakan pejabat Kementerian Keuangan dengan pergantian dirinya.
Purbaya Sebut Perombakan Pejabat
Sebelumnya, Purbaya buka suara mengenai pencopotan dirinya setelah digantikan Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan.
Dalam keterangannya kepada wartawan pada Selasa (15/9/2026), Purbaya mengatakan dirinya telah memperhitungkan kemungkinan diganti dari posisi Menteri Keuangan.
“Ya kita sudah hitung-hitung. Kira-kira 50-50 lah. Tapi baru tahunya waktu itu,” ujar Purbaya.
Ketika ditanya mengenai isu bahwa pencopotannya berkaitan dengan langkah merombak ratusan pejabat pajak dan bea cukai, Purbaya mengonfirmasi bahwa hal tersebut menjadi salah satu pertimbangan.
Namun, Purbaya tidak menyebut perombakan tersebut sebagai satu-satunya alasan pergantian dirinya. Ia juga mengatakan keputusan pergantian menteri merupakan hak Presiden.
Presiden Prabowo Subianto melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan pada Senin (14/9/2026). Suahasil sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan.
Suahasil mengatakan dirinya mendapat informasi mengenai penunjukan tersebut pada pagi hari sebelum pelantikan dan kemudian dipanggil ke Istana.
“Saya disampaikan tadi pagi dan untuk bersiap untuk pelantikan pada sore hari ini,” kata Suahasil di Istana Negara, kemarin.
Sehari setelah pelantikan, Purbaya dan Suahasil melakukan serah terima jabatan di Gedung Djuanda I Kementerian Keuangan, Jakarta.
Dalam kesempatan tersebut, Purbaya menyerahkan sejumlah laporan terkait kinerja dan tugas Kementerian Keuangan kepada Suahasil.

