JAKARTA — Irjen Pol. Herry Heryawan meninggalkan jabatan Kapolda Riau dan mendapat penugasan baru sebagai Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri.
Herry Heryawan sendiri mengisi posisi Kabaharkam yang sebelumnya ditempati Komjen Pol. Karyoto. Karyoto meninggalkan jabatan tersebut setelah memasuki masa pensiun dari Polri dan ditunjuk Presiden Prabowo Subianto sebagai Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas).
Perubahan jabatan tersebut berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor Kep/1532/X/2026 tertanggal 2 Oktober 2026. Herry dimutasi dari jabatan Kapolda Riau untuk menempati posisi Kabaharkam Polri.
Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol. Achmadi membenarkan pergeseran tersebut. Ia mengatakan mutasi merupakan bagian dari penyegaran dan rotasi jabatan di lingkungan Polri.
“Mutasi tersebut menjadi bagian dari penyegaran dan rotasi jabatan di lingkungan Polri,” kata Achmadi di Pekanbaru, Sabtu (3/10/2026).
Arman Achdiat Gantikan Herry di Riau
Posisi Kapolda Riau yang ditinggalkan Herry selanjutnya ditempati Irjen Pol. Arman Achdiat.
Arman sebelumnya merupakan pati Baintelkam Polri dengan penugasan di Badan Intelijen Negara (BIN). Pergantian tersebut menjadi bagian dari rangkaian rotasi jabatan kewilayahan dalam tubuh Polri.
Herry sendiri resmi menjabat Kapolda Riau pada Maret 2025 setelah sebelumnya menjadi pati Bareskrim Polri dengan penugasan di Kementerian Dalam Negeri.
Bagian dari Mutasi Besar Suyudi
Pergeseran Herry dan Arman merupakan bagian dari mutasi besar yang dilakukan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sehari setelah resmi menjabat.
Polri melakukan mutasi dan rotasi terhadap 88 perwira tinggi dan perwira menengah melalui Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026.
Dari jumlah tersebut, 70 personel mendapat promosi atau menempati jabatan baru. Mutasi juga mencakup 14 jabatan pejabat utama Mabes Polri dan 19 jabatan Kapolda.
Di tingkat Mabes Polri, sejumlah posisi strategis ikut berubah. Komjen Pol. Asep Edi Suheri ditugaskan sebagai Irwasum Polri, Irjen Pol. Dedy Kusuma Bakti sebagai Kabaintelkam Polri, dan Irjen Pol. Asep Safrudin sebagai Kabareskrim Polri.
Selain itu, Irjen Pol. Rudi Darmoko ditugaskan sebagai Kalemdiklat Polri dan Irjen Pol. Andik Setiyono sebagai Astamarena Kapolri. Jabatan Aslog Kapolri ditempati Brigjen Pol. Agus Dwi Hermawan, sedangkan Brigjen Pol. Deni Dharmapala mendapat tugas sebagai As SDM Kapolri.
Perubahan juga terjadi di sejumlah unit strategis. Irjen Pol. Mahmud Nazly Harahap ditugaskan sebagai Kadivpropam Polri, Irjen Pol. Roberto G.M. Pasaribu sebagai Kadiv TIK Polri, dan Brigjen Pol. Tubagus Ami Prindani sebagai Kadensus 88 Antiteror Polri.
Sementara itu, Irjen Pol. Ahrie Sonta N. mendapat tugas sebagai Kadivkum Polri, Irjen Pol. Arie Ardian Rishadi sebagai Kakortastipidkor Polri, dan Kombes Pol. Didik Hariyanto sebagai Koorspripim Polri.
19 Kapolda Berganti
Rotasi juga menyentuh jajaran kewilayahan. Sejumlah Kapolda baru ditunjuk dalam telegram yang sama.
Irjen Pol. Dadang Hartanto ditugaskan sebagai Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol. Suwondo Nainggoan sebagai Kapolda Maluku, Irjen Pol. Suhendri sebagai Kapolda Kepri, Irjen Pol. Arman Achdiat sebagai Kapolda Riau, Irjen Pol. Reza Arief Dewanto sebagai Kapolda NTT, dan Irjen Pol. Hengki sebagai Kapolda Jawa Barat.
Di wilayah lain, Brigjen Pol. Hendra Kurniawan ditugaskan sebagai Kapolda Banten, Brigjen Pol. Roy Hardi Siahaan sebagai Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol. Dekananto Eko Purwono sebagai Kapolda Jawa Timur, Brigjen Pol. Pasma Royce sebagai Kapolda Bali, dan Irjen Pol. Jawari sebagai Kapolda Sumatera Barat.
Pergantian juga mencakup Kapolda Sulawesi Selatan, Jambi, Gorontalo, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, hingga Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan mutasi dan rotasi tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi, kebutuhan organisasi, pembinaan karier, dan penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
Dari Riau ke Mabes Polri
Selama memimpin Polda Riau, Herry mengembangkan sejumlah program yang memadukan tugas kepolisian dengan pelayanan masyarakat dan perhatian terhadap lingkungan.
Salah satunya Green Policing, yang mencakup edukasi lingkungan, penanaman pohon, pengelolaan lingkungan, serta pelibatan masyarakat dalam menjaga kelestarian alam.
Polda Riau juga mengembangkan program JALUR atau Jelajah Riau untuk Rakyat yang menyasar masyarakat pesisir dan pedalaman melalui pelayanan kesehatan, bantuan sosial, pendidikan, serta penyerapan aspirasi.
