Site icon RMTVNEWS.COM

Korban Alami Memar, Ruben Onsu Pasrah Minta Betrand Peto Tak Tutupi Fakta Kekerasan Seksual!

ChatGPT Image 14 Sep 2026, 07.44.02

JAKARTA, RMTVNEWS.COM — Kasus dugaan tindak pidana kekerasan seksual (TPKS) serta penganiayaan yang menyeret nama penyanyi muda Betrand Peto alias Onyo resmi bergulir di ranah hukum. Dugaan insiden yang terjadi di sebuah klub malam eksklusif kawasan SCBD, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, kini ditangani secara maraton oleh penyidik Subdit Renakta Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengonfirmasi bahwa laporan polisi (LP) tersebut telah resmi terdaftar dengan terlapor berinisial BP atau ATT, yang diketahui merupakan anak dari presenter kondang Ruben Onsu.

“Benar, Polda Metro Jaya telah menerima laporan polisi terkait dugaan tindak pidana kekerasan seksual. Penyidik saat ini sedang mendalami laporan tersebut, mengumpulkan alat bukti, serta menjadwalkan klarifikasi terhadap para saksi,” tegas Kombes Pol Budi Hermanto dalam keterangannya di Jakarta, dikutip pada Senin (14/9/2026).

Berdasarkan kronologi yang tercantum dalam laporan, peristiwa itu bermula pada dini hari ketika korban berinisial ANW sedang berada di tempat hiburan malam tersebut bersama rekannya.

Korban kemudian diajak untuk bergabung (join table) ke area ruangan private yang dihuni oleh Betrand Peto dan rombongannya.

Situasi berujung konflik ketika korban diajak bicara oleh terlapor di area sekitar toilet klub. Korban mengaku mendapat perlakuan tidak menyenangkan hingga terjadi dugaan pelecehan fisik.

Ketika korban berusaha menolak dan melepaskan diri, perlawanan tersebut diduga direspons dengan tindakan kekerasan fisik hingga memicu keributan yang sempat menyedot perhatian pengunjung lain.

Sebagai bukti penguat, pihak korban telah menjalani pemeriksaan medis dan menyerahkan hasil visum et repertum ke pihak kepolisian.

Berdasarkan dokumen medis tersebut, ANW mengalami sejumlah luka memar membiru pada area hidung, leher, serta kedua lengan yang diduga akibat tekanan dan cengkeraman paksa saat peristiwa terjadi.

Menanggapi sorotan tajam publik yang tertuju pada anak angkatnya, Ruben Onsu mengambil langkah tegas dengan tidak memberikan pembelaan secara membabi buta.

Melalui kuasa hukum keluarga, Minola Sebayang, Ruben menyatakan prihatin atas kegaduhan yang terjadi dan meminta Betrand untuk membuka seluruh fakta tanpa ada yang ditutup-tutupi.

“Ruben mengatakan, Onyo harus jujur. Apa pun yang terjadi, dia harus jujur untuk menyampaikannya. Kalau memang ada ya ada, kalau enggak ada ya enggak ada,” ungkap Minola Sebayang menirukan instruksi langsung dari Ruben Onsu.

Ruben menegaskan bahwa kebenaran kasus ini harus dibuktikan secara objektif melalui proses hukum yang berlaku.

Pihaknya meyakini rekaman kamera pengawas (CCTV) di lokasi kejadian serta kesaksian dari para saksi kunci di tempat perkara akan menjadi bukti krusial untuk membuat terang benderang tuduhan tersebut.

“Pasti kan di tempat seperti itu ada CCTV dan lain-lain. Kalau jujur kan enak, kalau memang salah ya harus dipertanggungjawabkan, kalau tidak salah ya diluruskan,” lanjut Minola menegaskan sikap Ruben.

 

 

Exit mobile version