Site icon RMTVNEWS.COM

Prabowo: Pemimpin Jangan Takut Dihina, Dikritik, atau Difitnah Selama Bekerja untuk Rakyat

Prabowo: Pemimpin Jangan Takut Dihina, Dikritik, atau Difitnah Selama Bekerja untuk Rakyat

Ilustrasi: Adi Prabowo/kumparan

KARAWANG – Presiden Prabowo Subianto mengingatkan para pemimpin agar tidak takut menghadapi kritik, hinaan, maupun fitnah saat menjalankan tugas dan kebijakan pemerintah. Menurutnya, selama bekerja dengan niat yang benar untuk kepentingan rakyat, kritik merupakan bagian dari tanggung jawab seorang pemimpin.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat peluncuran Mandatori Biodiesel B50 di Karawang, Jawa Barat, Kamis (9/7/2026).

“Saudara tidak perlu risau kalau dihina, diejek, tidak ada masalah. Saya belajar sesuatu banyak. Jadi, kalau tidak berani dihina, diejek, difitnah, dikritik, ya ada tiga hal yang bisa kita berbuat. ‘Do nothing. Say nothing. Be nothing’,” kata Prabowo.

“Do Nothing, Say Nothing, Be Nothing”

Presiden menjelaskan ungkapan tersebut memiliki makna bahwa seseorang hanya akan terhindar dari kritik apabila tidak melakukan apa pun, tidak berbicara apa pun, dan tidak menjadi siapa pun.

Menurut Prabowo, setiap orang yang memegang amanah sebagai pemimpin, baik gubernur, menteri, maupun pejabat negara lainnya, pasti akan menghadapi kritik dan penilaian dari masyarakat.

Ia mengibaratkan seorang pemimpin seperti pohon yang semakin tinggi, maka semakin kuat diterpa angin.

Prabowo meminta seluruh jajaran pemerintah tetap menjaga integritas dan fokus mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Yang penting hati kita bersih, kerja untuk bangsa, kerja untuk rakyat. Cari solusi. Cari solusi untuk mengurangi kesulitan rakyat,” ujarnya.

Menurut Prabowo, tugas utama pemerintah adalah menghadirkan kebijakan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, bukan sibuk menanggapi setiap kritik yang muncul.

Singgung Narasi Negatif di Media Sosial

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyinggung berbagai narasi negatif yang beredar di media sosial dan menggambarkan Indonesia berada dalam kondisi yang tidak baik.

Ia menilai pemerintah tidak boleh terpengaruh oleh upaya-upaya yang dapat melemahkan optimisme publik. Sebaliknya, seluruh jajaran diminta tetap fokus menjalankan program-program strategis nasional.

Prabowo juga mengakui berbagai kebijakan pemerintah, termasuk rencana pembangunan pembangkit listrik tenaga surya berkapasitas 100 gigawatt, kemungkinan akan menuai kritik. Namun, hal tersebut dinilai sebagai bagian dari dinamika demokrasi.

Presiden menegaskan bahwa perbedaan pandangan merupakan sesuatu yang wajar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Karena itu, pemerintah akan terus berupaya menghadirkan kebijakan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Exit mobile version