JAKARTA – Direktur Kebijakan Publik Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Media Wahyudi Askar kembali menyinggung soal tirani, kekuasaan, dan gerakan masyarakat. Dalam sebuah pernyataan yang beredar melalui video, Media menyebut sejumlah penguasa yang meninggalkan negaranya ketika menghadapi gejolak politik.
Pernyataan tersebut disampaikan di tengah aktivitas Askar Media pada Agustus 2026 yang membahas gerakan sosial dan keterlibatan masyarakat dalam mengawasi kekuasaan.
Pada 27 Agustus 2026, Media dalam sebuah kajian di Masjid Kampus UGM mendorong keterlibatan dosen, profesor, ulama, dan tokoh publik dalam gerakan sosial bersama mahasiswa.
“Jangan kita tertipu dengan seorang penguasa yang bicara di mimbar seakan-akan dia adalah orang yang paling kuat. Sejarah mencatat tirani itu penakut,” kata Media, dikutip pada Minggu (20/9/2026).
Ia kemudian menyebut mantan Presiden Suriah Bashar al-Assad dan mantan Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina sebagai contoh pemimpin yang meninggalkan negaranya setelah menghadapi gejolak politik.
“Saya kasih contoh terbaru saya, Bashar al-Assad, ketika revolusi terjadi, dia langsung pergi ke Rusia. Perdana Menteri Bangladesh, tahun lalu revolusi terjadi, dia kabur ke India,” ujar Media Askar.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.


Tinggalkan Balasan