Site icon RMTVNEWS.COM

Tatap Pemilu 2029, Hanura Rombak Cara Kerja Mesin Partai

FB_IMG_1787765377970-scaled

Bengkulu — Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura menginstruksikan seluruh kader dan jajaran pengurus di daerah untuk mengubah pola pikir (mindset) dalam mengelola partai. Konsolidasi organisasi serta penguatan struktur tidak lagi dilakukan secara mendadak menjelang pelaksanaan pemilu, melainkan dibangun secara berkelanjutan.

Ketua Tim Task Force DPP Partai Hanura, Patrice Rio Capella, mengungkapkan bahwa salah satu kendala terbesar dalam pembangunan partai selama ini adalah kebiasaan menunda konsolidasi hingga mendekati masa verifikasi atau tahapan pemilu.

“Problem yang paling utama adalah kemalasan, karena ada kebiasaan menunggu mendekati pemilu. Hari ini, task force mengubah mindset, cara berpikir dalam hal mengurus partai. Ada atau tidak ada verifikasi, konsolidasi partai di tingkat kecamatan dan desa harus dibangun,” ujar Rio usai memimpin rapat konsolidasi pengurus DPD, DPC, dan jajaran partai se-Provinsi Jambi di Kota Jambi, Jumat (4/9/2026).

Rio menjelaskan bahwa partai politik idealnya memiliki mesin organisasi yang terus bergerak aktif. Lewat gerakan Tim Task Force, Partai Hanura menargetkan penyelarasan frekuensi pengurus di seluruh daerah agar fokus memperkuat struktur secara berjenjang dari tingkat kabupaten/kota, kecamatan (PAC), hingga kelurahan dan desa.

Hingga awal September 2026, Tim Task Force telah menyambangi 12 provinsi yang tersebar di wilayah Sumatera, Jawa, Kalimantan, Bali, hingga Nusa Tenggara. Untuk Provinsi Jambi, Hanura menargetkan perampungan struktur Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan Pimpinan Anak Cabang (PAC) pada akhir September atau paling lambat awal Oktober 2026, sebelum dilanjutkan hingga tingkat basis desa/kelurahan.

Targetnya, konsolidasi di 26 provinsi sisanya dapat tuntas pada akhir Oktober 2026. Langkah terstruktur ini disiapkan agar mesin politik Hanura dapat beroperasi lebih awal dalam menyongsong Pemilu 2029.

Langkah konsolidasi secara masif di tingkat akar rumput ini juga menjadi fondasi penting bagi agenda besar partai ke depan. Setelah seluruh pengurus daerah terkonsolidasi dengan baik, Partai Hanura dijadwalkan bakal menggelar rebranding secara nasional pada awal tahun 2027.

Dengan mesin partai yang bekerja lebih cepat dan terorganisir, Hanura optimistis memiliki waktu yang cukup untuk membangun kedekatan dan menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.

Khusus di Provinsi Jambi, partai berlogo kepala singa ini menargetkan mampu mengamankan minimal satu kursi DPR RI pada Pemilu 2029 mendatang.

Exit mobile version