Bengkulu — Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura menginstruksikan seluruh kader dan jajaran pengurus di daerah untuk mengubah pola pikir (mindset) dalam mengelola partai. Konsolidasi organisasi serta penguatan struktur tidak lagi dilakukan secara mendadak menjelang pelaksanaan pemilu, melainkan dibangun secara berkelanjutan.
Ketua Tim Task Force DPP Partai Hanura, Patrice Rio Capella, mengungkapkan bahwa salah satu kendala terbesar dalam pembangunan partai selama ini adalah kebiasaan menunda konsolidasi hingga mendekati masa verifikasi atau tahapan pemilu.
“Problem yang paling utama adalah kemalasan, karena ada kebiasaan menunggu mendekati pemilu. Hari ini, task force mengubah mindset, cara berpikir dalam hal mengurus partai. Ada atau tidak ada verifikasi, konsolidasi partai di tingkat kecamatan dan desa harus dibangun,” ujar Rio usai memimpin rapat konsolidasi pengurus DPD, DPC, dan jajaran partai se-Provinsi Jambi di Kota Jambi, Jumat (4/9/2026).
Rio menjelaskan bahwa partai politik idealnya memiliki mesin organisasi yang terus bergerak aktif. Lewat gerakan Tim Task Force, Partai Hanura menargetkan penyelarasan frekuensi pengurus di seluruh daerah agar fokus memperkuat struktur secara berjenjang dari tingkat kabupaten/kota, kecamatan (PAC), hingga kelurahan dan desa.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.


Tinggalkan Balasan