Angka ini merupakan kategori jawaban responden, bukan partai politik yang menempati peringkat ke-20.
Elektabilitas Gerindra Turun dari Puncak
Data historis SMRC menunjukkan elektabilitas Gerindra mencapai 13,2 persen pada Pemilu 2024.
Angka tersebut meningkat menjadi 23,3 persen pada survei November 2025 dan mencapai 29,3 persen pada survei Februari–Maret 2026.
Dalam survei Juli 2026, elektabilitas Gerindra turun menjadi 16,9 persen. Meski mengalami penurunan, partai tersebut masih berada di urutan pertama, unggul 5,2 poin persentase dari PDIP yang memperoleh 11,7 persen.
SMRC mengaitkan penurunan elektabilitas Gerindra dengan melemahnya penilaian publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto.
Penurunan itu berlangsung bersamaan dengan memburuknya penilaian positif masyarakat terhadap kondisi ekonomi, situasi politik, penegakan hukum, serta sejumlah program prioritas pemerintah, termasuk Makan Bergizi Gratis dan Koperasi Desa Merah Putih.
Survei ini melibatkan 749 responden yang dipilih secara acak dari warga negara Indonesia yang memiliki hak pilih.
Pengumpulan data dilakukan pada 5–19 Juli 2026 melalui wawancara telepon terhadap 605 responden dan wawancara tatap muka terhadap 144 responden.
SMRC memperkirakan margin of error sebesar ±3,7 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen, dengan asumsi pengambilan sampel acak sederhana.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.


Tinggalkan Balasan