Dalam rekaman yang memicu perdebatan publik tersebut, figur yang diduga Hercules tampak memegang sebatang kayu saat berupaya menghalau dan mengurai kerumunan massa di area lokasi kejadian.
Isu keterlibatan ini menuai perhatian publik mengingat pada pengarahan internal sebelumnya, Hercules secara terbuka menegaskan bahwa loyalitas dirinya dan GRIB Jaya adalah tegak lurus kepada Presiden Prabowo Subianto.
Ia menekankan bahwa langkah ormasnya dalam mengawal stabilitas keamanan Jakarta murni demi mendukung pemerintah serta membantu TNI-Polri, tanpa diboncengi kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu.
Wilson membeberkan bahwa Ketua Umum GRIB Jaya, Rosario de Marshall alias Hercules, sama sekali tidak memberikan instruksi atau perintah kepada jajaran anggota untuk melakukan aksi di depan Gedung DPR/MPR RI.
Sebaliknya, Hercules justru meminta seluruh anggotanya untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Jakarta.
Menurut Wilson, arahan Hercules untuk tidak ikut turun ke jalan merupakan bentuk dukungan konkret ormas kepada aparat penegak hukum (APH) dalam memelihara kondusivitas ibu kota.
“Karena Jakarta adalah milik kita semua. Oleh karena itu kita jaga ketertiban jangan sampai ada masalah. Untuk menjaga keamanan ketertiban adalah kita semua, termasuk GRIB juga menjaga kenyamanan, ketertiban untuk Jakarta yang damai, aman, dan nyaman,” tutur Wilson.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.


Tinggalkan Balasan