LOMBOK TENGAH — Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama finis di posisi keenam pada Moto3 Grand Prix Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Minggu.

Pembalap Honda Team Asia tersebut menyelesaikan balapan dengan selisih 12,017 detik dari Maximo Quiles yang keluar sebagai pemenang dengan catatan waktu 32 menit 36,821 detik.

Veda memulai balapan dari posisi ketujuh. Ia berhasil memperbaiki posisinya satu tingkat dan mengamankan tambahan 10 poin di hadapan publik Indonesia.

Pembalap berusia 17 tahun itu finis di belakang Rico Salmela yang menempati posisi kelima dengan selisih 10,967 detik dari Quiles.

Veda unggul tipis 0,300 detik atas Guido Pini yang finis di posisi ketujuh.

Quiles mendominasi balapan di Mandalika dengan keunggulan 2,994 detik atas David Almansa yang menempati posisi kedua.

Brian Uriarte melengkapi podium setelah finis di urutan ketiga dengan selisih 5,156 detik dari pemenang.

Matteo Bertelle mengakhiri balapan di posisi keempat. Setelah Salmela, Veda, dan Pini, posisi kedelapan hingga kesepuluh ditempati Adrian Fernandez, Joel Esteban, dan Scott Ogden.

Kemenangan di Mandalika memastikan Quiles meraih gelar juara dunia Moto3 2026.

Pembalap CFMOTO Gaviota Aspar Team itu mengoleksi 351 poin, unggul 132 poin atas Almansa.

Dengan lima putaran tersisa dan maksimal 125 poin yang masih bisa diperebutkan, perolehan Quiles tidak lagi dapat dikejar para pesaingnya.

Sementara itu, tambahan 10 poin mengangkat Veda ke posisi ketujuh klasemen sementara dengan total 115 poin. Ia melewati Hakim Danish dan Matteo Bertelle yang masing-masing mengoleksi 109 poin.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.