Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan PT PLN (Persero) yang digelar pada Kamis (18/6) memutuskan mempertahankan politikus PDI-Perjuangan,  Darmawan Prasodjo sebagai Direktur Utama perseroan.

Darmawan pertama kali ditunjuk sebagai Direktur Utama PLN dalam RUPS pada 6 Desember 2021, setelah sebelumnya menjabat sebagai Wakil Direktur Utama PLN sejak 2019.

Rapat yang berlangsung di kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut juga menetapkan perubahan susunan direksi perseroan.

“Keputusan tersebut merupakan bagian dari upaya penguatan tata kelola perusahaan serta keberlanjutan transformasi PLN dalam menghadapi tantangan industri ketenagalistrikan yang semakin dinamis, sekaligus mendukung pencapaian target pembangunan nasional di sektor energi,” tulis PLN dalam keterangan pers.

PLN menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada jajaran direksi yang telah mengakhiri masa tugasnya atas dedikasi dan kontribusi dalam mendorong transformasi perusahaan, memperkuat kinerja korporasi, meningkatkan kualitas layanan pelanggan, serta mendukung agenda transisi energi nasional.

Perseroan juga mengucapkan selamat kepada para direksi yang memperoleh amanah baru. Menurut PLN, pengalaman, kompetensi, dan kepemimpinan jajaran direksi akan semakin memperkuat langkah perusahaan dalam menjalankan mandat penyediaan tenaga listrik yang andal, berkelanjutan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Salah satu perubahan yang diputuskan dalam RUPS kali ini adalah penambahan nomenklatur Wakil Direktur Utama. Posisi tersebut dipercayakan kepada Yusuf Didi Setiarto.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.