Selain B50, pemerintah juga terus mempercepat program transisi energi melalui pengembangan bahan bakar berbasis bioetanol.

Prabowo mengungkapkan bahwa Indonesia mulai mengembangkan bensin dengan campuran etanol 10 persen (E10) sebagai tahap awal menuju pemanfaatan bioetanol yang lebih luas.

Pemerintah bahkan menargetkan peningkatan bauran bioetanol menjadi E20. Untuk mewujudkan target tersebut, pembangunan pabrik bioetanol baru akan dipercepat mengingat saat ini Indonesia baru memiliki satu fasilitas produksi bioetanol sehingga kapasitasnya masih terbatas.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam membangun ketahanan energi nasional berbasis sumber daya domestik, meningkatkan nilai tambah komoditas kelapa sawit, sekaligus memperkuat kesejahteraan petani dan mengurangi ketergantungan terhadap impor energi.

 

Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.