Namun, pembahasan teknis mengenai pelaksanaan operasi dan lokasi penempatan tim Malaysia masih berlangsung.
“Saya berharap perundingan mengenai operasi ini, termasuk bagaimana dan di mana tim dari Malaysia dapat membantu, bisa segera diselesaikan,” kata Mohamad Hasan, seperti dikutip Harian Metro, Rabu (7/10/2026).
Mohamad menyebut kondisi kabut asap di Malaysia semakin mengkhawatirkan karena tingkat pencemaran udara telah melewati kategori tidak sehat dan mendekati indeks berbahaya.
“Keadaan kabut asap di negara kita sudah sangat parah. Sudah melewati kategori tidak sehat dan hampir masuk indeks berbahaya,” ujarnya.
Ia berharap persoalan operasional antara kedua negara segera diputuskan agar tim Malaysia dapat dikirim untuk membantu pemadaman, terutama di wilayah Kalimantan.
“Saya sendiri berharap persoalan operasional antara kedua negara dapat segera diselesaikan dan diputuskan sehingga kami dapat mengirim tim untuk membantu rekan-rekan di Indonesia memadamkan kebakaran,” kata Mohamad.
Syahganda Sebut Ada Pembicaraan dengan Malaysia
Syahganda mengatakan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim telah mengirim utusan melalui Menteri Luar Negeri Malaysia untuk membahas karhutla dengan Menteri Luar Negeri Indonesia.
Menurut Syahganda, pembicaraan tersebut diarahkan untuk merinci langkah bersama dalam mengatasi kebakaran.
Ia menyebut komunikasi itu berlangsung satu hingga dua hari sebelum pernyataannya pada Sabtu (10/10/2026).
Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.


Tinggalkan Balasan