Komposisinya mempertemukan tokoh dari latar belakang yang beragam. Pratikno yang sebelumnya menjadi Menko PMK kini memimpin Wantimpres, sementara Hatta Rajasa menjadi wakil ketua. Rocky Gerung termasuk dalam jajaran anggota.
Menariknya, Rocky sendiri memberikan penjelasan mengenai fungsi barunya. Menurut dia, Wantimpres memiliki kedudukan etis, bukan teknis, dan bertugas memberikan pertimbangan mengenai arah kebijakan agar sesuai dengan visi Presiden.
Pernyataan tersebut memberi satu petunjuk penting yakni Wantimpres bukan kabinet kedua.
Menteri memiliki kewenangan menjalankan urusan pemerintahan. Wantimpres berada pada ruang pertimbangan Presiden.
Karena itu, keberadaan 26 nama tersebut baru memiliki arti politik yang lebih besar apabila dapat dilihat pengaruhnya terhadap proses perumusan kebijakan.
Di sinilah perubahan personel menjadi menarik. Presiden tidak hanya mengubah sebagian susunan kabinet, tetapi juga mengubah orang-orang yang berada di ruang konsultasi dan pertimbangan di sekelilingnya.
Pada saat yang sama, sejumlah posisi strategis kini ditempati figur berlatar belakang militer atau keamanan. Dudung berada di posisi Menko Polkam, Suyudi menjadi Kapolri, dan sejumlah posisi pemerintahan lainnya juga ditempati figur dengan latar belakang TNI atau kepolisian.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.


Tinggalkan Balasan