Salah satu transaksi yang disebut tercantum dalam rekening koran tersebut mengatasnamakan entitas gerai usaha Bakmi Gacoan.

Dari akumulasi transaksi yang tercatat, nilai dana yang mengalir melalui rekening tersebut diperkirakan mencapai miliaran rupiah.

Selain itu, beredar informasi bahwa sejumlah pejabat internal Perumda Tirta Bhagasasi, mulai dari Kepala Bagian (Kabag) hingga Kepala Cabang (Kacab), diduga telah diperiksa dan mengembalikan sejumlah uang hasil transaksi kepada Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi.

Namun, hingga kini belum terdapat keterangan resmi dari pihak Kejari mengenai informasi tersebut.

Menanggapi hal itu, Haji Zulfikar menilai bahwa pengembalian uang, apabila benar dilakukan, tidak menghapus dugaan tindak pidana yang terjadi.

“Jika memang ada upaya pengembalian uang ke kejaksaan dari para pejabat yang terlibat, itu justru menjadi bukti kuat bahwa telah terjadi tindak pidana atau perbuatan melawan hukum.

Pengembalian uang tidak membatalkan pidananya. Kejaksaan harus transparan dan segera menetapkan pihak-pihak yang bertanggung jawab sebagai tersangka,” tegasnya.

Ia juga meminta penyidik mengusut proses pembukaan rekening tersebut, termasuk kemungkinan adanya pihak lain yang mengetahui atau memberikan persetujuan.

GRIB Jaya menyatakan akan terus mengawal proses hukum yang berjalan di Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi hingga dugaan penyimpangan terkait rekening BJB Syariah atas nama Pemasaran Perumda Tirta Bhagasasi dapat diungkap secara terang dan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, Perumda Tirta Bhagasasi, maupun pihak BJB Syariah terkait dugaan tersebut.

Redaksi masih berupaya memperoleh konfirmasi dari seluruh pihak yang disebutkan guna memenuhi prinsip keberimbangan pemberitaan.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.