RMTV NewsPrabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk melakukan pembenahan terhadap aparat penegak hukum, termasuk Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI), sebagai langkah strategis dalam memperkuat fondasi negara.

Pernyataan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi negara.

Dalam keterangannya, Presiden menekankan bahwa reformasi tidak hanya menyasar satu lembaga, melainkan seluruh perangkat negara yang memiliki peran dalam penegakan hukum.

Ia menyebut transformasi bangsa harus dilakukan secara menyeluruh, termasuk memperbaiki kualitas dan integritas aparat penegak hukum.

“Yang saya ingin lakukan adalah transformasi bangsa, saya ingin perbaiki kondisi bangsa itu semua termasuk di situ adalah alat-alat penegak hukum,” ujar Prabowo dalam sebuah wawancara dikutip dari keterangan tertulisnya diterima di Jakarta, Minggu (2/3).

Menurut Presiden, keberadaan lembaga penegak hukum yang profesional dan berintegritas menjadi syarat mutlak bagi negara yang kuat dan berhasil.

“Hukum, the rule of law, itu bagian penting daripada negara yang kuat dan berhasil,” tegasnya.

Prabowo memastikan tidak ada toleransi terhadap pelanggaran hukum, termasuk yang dilakukan oleh aparat negara. Ia mengingatkan tindakan oknum dapat merusak kepercayaan terhadap institusi secara keseluruhan.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.