JAKARTA – Darmawan Prasodjo, Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN mengklaim gangguan pada sistem kelistrikan Jawa-Bali mulai pulih sejak Minggu (21/6).
Seiring membaiknya kondisi sistem, pemadaman listrik bergilir yang terjadi pada pekan lalu disebut telah berhasil diminimalisir.
PLN menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat pemadaman bergilir tersebut.
Darmawan menjelaskan, salah satu faktor yang membantu pemulihan sistem adalah mulai mengalirnya pasokan energi primer yang sesuai dengan spesifikasi kebutuhan pembangkit, baik milik PLN maupun pembangkit swasta atau independent power producer (IPP).
“Pasokan energi primer yang sesuai dengan spesifikasi kebutuhan pembangkit, baik PLN maupun dari pembangkit milik mitra kami atau independent power producer, minggu lalu mulai mengalir dan untuk itu memperkuat ketahanan dari sistem kelistrikan di Pulau Jawa,” ujarnya dalam konferensi pers, Senin (22/6).
Selain persoalan pasokan energi primer, PLN sebelumnya juga menghadapi kendala akibat dua pembangkit besar milik mitra yang mengalami gangguan teknis dan keluar dari sistem.
Untuk mengatasi masalah tersebut, PLN bersama mitra pembangkit segera menurunkan tim guna melakukan perbaikan.
Menurut dia, salah satu pembangkit yang mengalami gangguan telah berhasil dipulihkan dan kembali terhubung ke sistem kelistrikan Jawa pada Minggu malam.
“Tadi malam satu pembangkit besar berhasil dipulihkan dan sinkron dengan sistem kelistrikan di Pulau Jawa, dan mulai memasok listrik untuk sistem di Pulau Jawa,” katanya.
PLN juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah, khususnya Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), atas dukungan dalam penanganan gangguan tersebut.
Perseroan mengaku tengah melakukan sejumlah langkah perbaikan, termasuk pembenahan tata kelola rantai pasok energi primer dan penguatan keandalan pembangkit milik PLN maupun IPP.
Perusahaan pelat merah itu menyatakan telah menerapkan pemantauan dan penanganan secara penuh selama 24 jam sehari dan tujuh hari dalam sepekan untuk memastikan keandalan sistem kelistrikan Jawa terus membaik.
“Kami melakukan upaya all out 24 jam, tujuh hari seminggu, baik dalam melakukan monitoring maupun memetakan seluruh upaya kami agar perbaikan keandalan sistem listrik di Jawa ini bisa terus terjaga dan bahkan ditingkatkan,” ujar Direktur Utama PLN.
Ia kembali menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas gangguan yang terjadi dan berharap proses pemulihan dapat berjalan lancar.
PLN juga mengapresiasi dukungan dari pemerintah, pemasok energi primer, serta para mitra pembangkit dalam menjaga keandalan pasokan listrik nasional.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.


Tinggalkan Balasan