Di tengah dua kondisi tersebut, narasi “antek asing” menjadi salah satu cara Prabowo menjelaskan adanya pihak yang dianggap berusaha merusak kepercayaan terhadap pemerintah.
Bukan Sekadar Soal Buzzer
Prabowo memang menyoroti informasi yang beredar di media sosial. Namun persoalan kritik terhadap pemerintah tidak seluruhnya dapat dijelaskan melalui aktivitas buzzer atau informasi palsu.
Pada program Makan Bergizi Gratis (MBG), misalnya, pemerintah sendiri melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program.
Badan Gizi Nasional mencatat hingga 29 Mei 2026 terdapat 8.182 SPPG yang pernah mendapatkan sanksi suspend. Sebanyak 5.659 SPPG telah kembali beroperasi setelah memenuhi persyaratan, sedangkan 2.213 lainnya masih berstatus suspend.
Data tersebut memperlihatkan adanya persoalan dalam pelaksanaan program, terlepas dari bagaimana program tersebut diberitakan di media sosial.
Kritik terhadap MBG juga tidak otomatis berarti penolakan terhadap program.
Survei Indonesia Development Monitoring pada Juli 2026 mencatat 68,4 persen responden menyatakan setuju terhadap MBG. Sementara survei Arus Survei Indonesia pada periode yang hampir sama mencatat 51,5 persen responden setuju program tersebut dilanjutkan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.


Tinggalkan Balasan