Memasuki fokus isu politik, aktivis HAM ini menegaskan bahwa dirinya tidak gentar menghadapi rekam jejak politik Budi Arie.

Meskipun kelompok Budi Arie kerap memenangkan pertarungan pemilu sementara kubunya sering berada di posisi luar, Pigai menegaskan komitmennya sebagai seorang petarung dan pejuang demokrasi.

Ia secara terbuka menantang mantan Menteri Kominfo tersebut untuk menguji kekuatan politik secara adil (fair) pada kontestasi Pemilu 2029 mendatang tanpa perlu melontarkan narasi spekulatif di tengah jalan.

“Kalau mau bertarung, nanti kita bertarung fair. Anda sering menang pemilu, kami sering kalah pemilu. Tapi tidak masalah, kami juga petarung. Siapkan saja 2029 kita akan bertarung fair. Siapapun menang, bagi kami hilang kekuasaan itu biasa. Tetapi kami adalah pejuang demokrasi,” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, Menteri HAM mendesak seluruh pihak—termasuk Budi Arie—agar menghentikan segala bentuk narasi yang dapat mengganggu kestabilan jalannya roda pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sebelum memasuki tahun politik 2029.

Pigai mengajak semua elemen bangsa untuk mencurahkan energi dan pikiran guna mendukung agenda pembangunan nasional demi kepentingan seluruh rakyat Indonesia.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.