Herry sendiri resmi menjabat Kapolda Riau pada Maret 2025 setelah sebelumnya menjadi pati Bareskrim Polri dengan penugasan di Kementerian Dalam Negeri.
Bagian dari Mutasi Besar Suyudi
Pergeseran Herry dan Arman merupakan bagian dari mutasi besar yang dilakukan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sehari setelah resmi menjabat.
Polri melakukan mutasi dan rotasi terhadap 88 perwira tinggi dan perwira menengah melalui Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026.
Dari jumlah tersebut, 70 personel mendapat promosi atau menempati jabatan baru. Mutasi juga mencakup 14 jabatan pejabat utama Mabes Polri dan 19 jabatan Kapolda.
Di tingkat Mabes Polri, sejumlah posisi strategis ikut berubah. Komjen Pol. Asep Edi Suheri ditugaskan sebagai Irwasum Polri, Irjen Pol. Dedy Kusuma Bakti sebagai Kabaintelkam Polri, dan Irjen Pol. Asep Safrudin sebagai Kabareskrim Polri.
Selain itu, Irjen Pol. Rudi Darmoko ditugaskan sebagai Kalemdiklat Polri dan Irjen Pol. Andik Setiyono sebagai Astamarena Kapolri. Jabatan Aslog Kapolri ditempati Brigjen Pol. Agus Dwi Hermawan, sedangkan Brigjen Pol. Deni Dharmapala mendapat tugas sebagai As SDM Kapolri.
Perubahan juga terjadi di sejumlah unit strategis. Irjen Pol. Mahmud Nazly Harahap ditugaskan sebagai Kadivpropam Polri, Irjen Pol. Roberto G.M. Pasaribu sebagai Kadiv TIK Polri, dan Brigjen Pol. Tubagus Ami Prindani sebagai Kadensus 88 Antiteror Polri.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.


Tinggalkan Balasan