Namun, karena korban tak kunjung kembali hingga larut malam, keluarga dan pengurus RT setempat berinisiatif melakukan pencarian.
“Pamit keluar sebentar cuma mau lihat situasi, tapi tak kunjung pulang,” tutur Sudarsih dengan nada duka.
Keluarga baru mendapatkan kepastian mengenai kondisi korban setelah mendapat kabar dari Rumah Sakit Polri Kramat Jati pada Jumat dini hari.
Bambang yang sempat dievakuasi warga dalam kondisi kritis akhirnya dinyatakan meninggal dunia akibat luka parah di sekujur tubuhnya.
Kericuhan di kawasan Pejompongan ini merupakan buntut dari pembubaran dan pendorongan mundur massa aksi oleh petugas kepolisian dari depan kompleks Parlemen menuju ke arah Slipi dan Pejompongan yang berlangsung hingga Jumat dini hari.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.


Tinggalkan Balasan