Dari Rp101,1 Triliun ke Rp134,2 Triliun
Pada akhir Triwulan II 2026, pemerintah sebelumnya mencatat realisasi anggaran MBG sebesar Rp101,1 triliun dengan jumlah penerima manfaat mencapai 63,13 juta orang.
Sementara itu, data BGN per 31 Agustus menunjukkan jumlah penerima manfaat tercatat sekitar 56,99 juta orang.
Secara angka, terdapat selisih sekitar 6,14 juta penerima antara kedua pencatatan tersebut.
Namun, angka tersebut perlu dibaca dengan memperhatikan periode pencatatan dan proses penataan sasaran yang sedang dilakukan BGN.
Perbedaan jumlah penerima tidak secara otomatis berarti layanan MBG dihentikan terhadap 6,14 juta orang.
Di sisi lain, realisasi anggaran justru terus meningkat. Dari Rp101,1 triliun pada akhir Triwulan II, realisasi mencapai Rp134,2 triliun hingga akhir Agustus.
Data pemerintah juga menunjukkan tren kenaikan realisasi anggaran MBG sepanjang tahun. Pada Januari 2026, realisasi tercatat Rp19,55 triliun, kemudian meningkat menjadi Rp75 triliun pada April dan Rp101,10 triliun pada Juni, sebelum mencapai Rp134,19 triliun pada Agustus.
BGN Lakukan Refocusing
Perubahan jumlah penerima tersebut berlangsung ketika BGN melakukan pembenahan tata kelola dan refocusing sasaran program.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.


Tinggalkan Balasan