Indonesia Masih di 5,29 Persen

Di dalam negeri, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi Indonesia tumbuh 5,29 persen secara tahunan pada kuartal II 2026. Secara kumulatif, ekonomi Indonesia pada semester I tumbuh 5,45 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Bank Indonesia (BI) mencatat investasi pada kuartal II 2026 tumbuh 6,87 persen secara tahunan yang didorong oleh investasi kendaraan serta peningkatan realisasi investasi pemerintah dan swasta, sementara ekspor tumbuh 4,13 persen.

Namun, perhatian terhadap daya saing investasi Indonesia muncul bersamaan dengan upaya pemerintah dan DPR membenahi ekosistem kawasan industri.

Persoalan yang ditemukan dalam penyusunan RUU Kawasan Industri antara lain panjangnya proses perizinan, pasokan energi, akses logistik, tata kelola limbah, serta tumpang tindih kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah.

Saat Panja DPR melakukan kunjungan kerja ke Kawasan Industri Lippo Cikarang, Kabupaten Bekasi, Rabu (23/9/2026), Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Evita Nursanty menegaskan bahwa persoalan di lapangan tersebut menjadi bahan evaluasi mendasar dalam penyusunan RUU Kawasan Industri.

Ia menyoroti bagaimana proses perizinan yang terlalu panjang dapat memengaruhi keputusan investasi, termasuk ketika investor mempertimbangkan Vietnam dan Thailand sebagai alternatif utama.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.