Transfer ke daerah mencapai Rp735 triliun dan menjadi bagian dari belanja negara untuk mendukung kebutuhan daerah serta pemerataan layanan publik.
Serapan Anggaran Bukan Satu-satunya Ukuran
Said mengatakan ukuran keberhasilan program harus lebih konkret. Pemerintah perlu melihat apakah anak semakin mudah bersekolah, masyarakat semakin mudah mendapatkan layanan kesehatan, petani memperoleh penghasilan yang lebih baik, subsidi diterima kelompok yang tepat, UMKM berkembang, investasi menghasilkan lapangan pekerjaan, serta desa menjadi lebih produktif.
“Penyerapan hanya menjelaskan bahwa uang telah dibelanjakan, tetapi belum menjelaskan apakah persoalan rakyat sudah diselesaikan,” ujarnya.
Karena itu, politikus PDIP ini mengingatkan setiap program harus dapat dipertanggungjawabkan bukan hanya dari sisi administrasi, tetapi juga dari perubahan yang dihasilkan dalam kehidupan masyarakat.
“Setiap rupiah uang rakyat harus menghasilkan manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat dan setiap program harus dapat dipertanggungjawabkan bukan hanya dari sisi administrasi, melainkan juga dari perubahan yang dihasilkannya dalam kehidupan masyarakat,” kata dia.
Pertumbuhan Ekonomi dan Pemerataan
APBN 2027 disusun dengan target pertumbuhan ekonomi sebesar 6 persen. Pendapatan negara ditetapkan Rp3.435,10 triliun, sementara defisit anggaran mencapai Rp671,16 triliun atau 2,4 persen terhadap PDB.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.


Tinggalkan Balasan