Kabid Humas dan Publikasi DPP GRIB Jaya, Marcel Gual, membantah anggapan bahwa kegiatan organisasinya menjadi penyebab perpindahan pertandingan. Menurut Marcel, penggunaan fasilitas di kawasan Senayan telah diajukan jauh hari sebelumnya dan melalui proses koordinasi resmi dengan pengelola kawasan serta aparat terkait.
Ia menegaskan GRIB Jaya tidak mengetahui adanya agenda pertandingan Persija melawan Persib pada tanggal yang sama.
“Seluruh keputusan terkait pemanfaatan fasilitas dan penjadwalan kawasan GBK sepenuhnya menjadi kewenangan pengelola kompleks GBK bersama pihak terkait,” ujar Marcel.
Penjelasan lebih rinci disampaikan Ketua Panitia Pelaksana Persija, Ferry Indrasjarief.
Ferry menjelaskan pemindahan pertandingan bermula setelah adanya keputusan bahwa laga tidak dapat digelar di Jakarta usai pertemuan pihak kepolisian dengan Gubernur DKI Jakarta di Balai Kota beberapa hari lalu.
“Dari situ akhirnya keluar keputusan bahwa kita tidak boleh menyelenggarakan pertandingan di Jakarta,” ujarnya.
Menurut Ferry, keputusan itu kemudian dilaporkan kepada pihak I.League yang selanjutnya mencari stadion alternatif. I.League sempat menawarkan dua opsi, yakni di Jepara dan Surabaya. Persija semula memilih Surabaya karena pertimbangan akses dan kedekatan dengan bandara.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.


Tinggalkan Balasan