Survei INES mencatat hanya 50,8 persen responden yang menyatakan puas terhadap kinerja pemerintah di sektor ekonomi. Sebanyak 45,1 persen menyatakan kurang puas dan 4,1 persen tidak memberikan jawaban.
Andri mengatakan persoalan tersebut terutama berkaitan dengan kenaikan harga kebutuhan pokok dan kondisi sektor ekonomi yang dirasakan masyarakat.
“Secara lebih rinci, kami menemukan dua masalah utama yakni, lapangan kerja sebanyak 50,7 persen responden merasa kurang puas terkait sulitnya mencari lapangan kerja. Serta sebanyak 54,8 persen responden mengeluhkan tingginya harga kebutuhan pokok,” ungkap Andri.
Dengan angka tersebut, terdapat selisih 28,5 poin persentase antara tingkat kepuasan terhadap kepemimpinan Prabowo sebesar 79,3 persen dan kepuasan terhadap kinerja ekonomi sebesar 50,8 persen.
Persoalan lapangan kerja menjadi salah satu catatan utama. Sebanyak 50,7 persen responden menyatakan kurang puas terhadap sulitnya mencari lapangan kerja.
Sementara itu, tingginya harga kebutuhan pokok dikeluhkan oleh 54,8 persen responden. Dua persoalan tersebut menjadi bagian dari penilaian masyarakat terhadap kondisi ekonomi yang tercermin dalam survei.
Andri menilai persoalan ekonomi masih membutuhkan perhatian pemerintah.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.


Tinggalkan Balasan