PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya untuk mengurangi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) dalam sistem kelistrikan nasional dengan mempercepat pengembangan energi baru terbarukan (EBT).
Langkah ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kerja Pemerintah pada 8 April 2026 yang menekankan penguatan kemandirian energi nasional.
Dalam rapat tersebut, Presiden menyoroti delapan program prioritas, di mana salah satu yang paling strategis bagi PLN adalah penguatan kemandirian energi.
“Sejalan dengan arahan tersebut, PLN terus berkomitmen untuk mengurangi ketergantungan pada energi yang berbasis pada impor dan menggantikannya dengan energi yang berbasis pada kekuatan domestik,” ujar Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo di Kompleks DPR RI, Senin (13/4).
Menurutnya, salah satu fokus utama dalam percepatan transisi energi adalah menurunkan konsumsi BBM dalam sistem kelistrikan nasional. Upaya ini tidak hanya berkaitan dengan peralihan dari energi fosil ke energi terbarukan, tetapi juga menyangkut kemandirian dan ketahanan energi nasional.
“Ini menjadi topik utama dalam percepatan transisi energi, bukan hanya bergeser dari fosil ke renewable energy, tetapi lebih penting lagi adalah kemandirian energi, swasembada energi, energy security,” ujarnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.


Tinggalkan Balasan