JAKARTA – Partai Gerindra mencatat elektabilitas tertinggi dalam survei nasional Poltracking Indonesia dengan angka 23,2 persen. Namun, di tengah tingginya angka elektabilitas partai, survei yang sama menunjukkan masih lebarnya jarak antara masyarakat dan partai politik (parpol) secara umum.
Dalam simulasi surat suara terhadap 18 partai politik, Gerindra berada di posisi teratas dengan elektabilitas 23,2 persen. PDI Perjuangan menyusul dengan 11,6 persen, kemudian Partai Golkar 10,4 persen, PKB 6,2 persen dan Partai Demokrat 6,1 persen.
Survei tersebut dilakukan Poltracking Indonesia pada 14–20 Agustus 2026 dengan metode stratified multistage random sampling.
Sebanyak 1.220 responden diwawancarai secara tatap muka di 38 provinsi. Margin of error survei sekitar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Namun, angka elektabilitas tersebut hadir bersamaan dengan temuan lain mengenai hubungan publik dengan partai politik.
Poltracking mencatat hanya 12,3 persen responden yang menyatakan merasa dekat atau menjadi bagian dari partai politik.
Sebaliknya, 66,8 persen menyatakan tidak merasa dekat dengan partai politik.
Temuan tersebut menunjukkan bahwa pilihan terhadap partai dalam simulasi elektoral tidak serta-merta berbanding lurus dengan kedekatan masyarakat terhadap organisasi politik.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.


Tinggalkan Balasan