BATANG – Puluhan warga Desa Rowobelang, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, mengalami keluhan kesehatan yang diduga berkaitan dengan konsumsi Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dalam kegiatan Posyandu Mawar. Dinas Kesehatan Kabupaten Batang telah mengambil sampel makanan untuk diperiksa di laboratorium.

Data Dinas Kesehatan Batang mencatat, dari 42 orang yang mengonsumsi makanan tersebut, sebanyak 37 orang mengalami gejala, sementara lima lainnya tidak mengalami keluhan.

Dari jumlah tersebut, dua orang menjalani rawat inap, sembilan orang menjalani observasi di IGD, dan 24 orang mendapatkan penanganan rawat jalan.

Keluhan yang dialami warga antara lain mual, muntah, diare, pusing hingga demam.

Korban berasal dari berbagai kelompok usia, mulai dari balita hingga lansia.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batang Ida Susilaksmi mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan epidemiologi untuk mengetahui penyebab munculnya gejala tersebut.

“Kalau penyebab pastinya belum tahu, nanti dari hasil sampel,” kata Ida, Rabu (23/9/2026).

Menurut Ida, sebagian besar warga yang mengalami gejala diketahui mengonsumsi menu kacang hijau.

Namun, Dinkes belum dapat memastikan makanan tersebut sebagai sumber penyebab.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.