JAKARTA, RMTVNews.com — Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi mendorong Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menjadi partai besar, tetapi target tersebut dinilai masih sulit dicapai pada Pemilu 2029.
Analis politik Saiful Huda Ems menilai PSI masih menghadapi persoalan pengalaman kader, kepemimpinan, dan rekam jejak politik untuk memperkuat posisi elektoralnya.
“PSI menurut saya tidak akan bisa jadi partai besar, paling tidak dalam Pemilu 2029 nanti,” kata Saiful Huda Ems kepada wartawan di Jakarta, Selasa (3/11/2026).
Dalam dua pemilu terakhir, PSI belum berhasil menempatkan wakilnya di DPR RI.
Pada Pemilu 2019, PSI memperoleh sekitar 1,89 persen suara nasional.
Pada Pemilu 2024, perolehan suara partai tersebut meningkat menjadi sekitar 2,8 persen, tetapi masih di bawah ambang batas parlemen sebesar 4 persen.
Saiful menilai PSI belum memiliki cukup banyak kader dengan pengalaman panjang dalam mengelola partai politik berskala besar.
Ia juga menyoroti kepemimpinan Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep yang dinilai belum memiliki pengalaman memimpin organisasi politik.
“Apalagi ketua umumnya, Kaesang Pangarep yang merupakan putra bungsu Jokowi itu masih bocil dan tidak pernah berpengalaman memimpin partai politik,” ujarnya.
Menurut Saiful, masuknya sejumlah politisi dari partai lain juga belum tentu mampu mendongkrak kekuatan elektoral PSI.
Ia menilai figur-figur yang bergabung belum cukup dikenal publik dan belum memiliki rekam jejak politik yang kuat.
“Karena mereka rata-rata merupakan figur yang sangat tidak dikenal dan tidak memiliki track record sebagai politisi atau aktivis ulung,” kata Saiful.
Ia juga menyinggung hasil dua pemilu sebelumnya. Meski PSI melakukan berbagai aktivitas sosialisasi melalui alat peraga kampanye, partai tersebut belum berhasil memperoleh kursi di DPR RI.
“PSI tetap menjadi partai gurem di Pemilu 2019 dan 2024,” ujar Saiful.
Jokowi Targetkan PSI Menjadi Partai Besar
Target membesarkan PSI sebelumnya disampaikan Jokowi dalam sejumlah kegiatan partai. Mantan presiden dua periode itu mendorong kader PSI memperkuat organisasi dan tidak hanya berorientasi pada upaya memperoleh kursi di DPR.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.


Tinggalkan Balasan