Sebab, terdapat pula warga yang mengonsumsi tahu bacem tetapi tidak mengalami gejala. Karena itu, pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan diperlukan sebelum kesimpulan dapat dibuat.

Makanan Dimasak Sejak Pagi

Kegiatan Posyandu Mawar berlangsung pada Senin (21/9/2026). Semula kegiatan dijadwalkan pada pukul 09.00 WIB, tetapi pelaksanaannya diundur hingga sekitar pukul 16.00 WIB karena terdapat warga yang meninggal dunia.

PMT yang dibagikan terdiri atas kacang hijau, roti tawar dan tahu bacem. Menurut keterangan Dinkes, makanan tersebut telah dimasak sejak sekitar pukul 04.00 WIB.

Setelah kegiatan berlangsung pada sore hari, sejumlah warga mulai mengalami keluhan pada malam harinya.

Laporan mengenai kejadian tersebut diterima Dinkes Batang pada Selasa (22/9) sekitar pukul 07.00 WIB.

Camat Batang Luksono Pramudito sebelumnya mengatakan, terdapat indikasi dugaan keracunan setelah pembagian PMT untuk kegiatan Posyandu Balita dan Posyandu Lansia.

Sementara itu, kepolisian juga telah mendatangi lokasi, membantu penanganan korban, mengamankan barang bukti serta melakukan identifikasi terhadap makanan yang dikonsumsi warga. Dari keterangan sejumlah korban, salah satu makanan disebut memiliki rasa kecut.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.