KONAWE UTARA – Empat karyawan tambang nikel PT Kelompok Delapan Indonesia (KDI) meninggal dunia setelah tertimbun tanah longsor di Blok A, Desa Lameruru, Kecamatan Langgikima, Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara.
Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (22/9/2026) sekitar pukul 16.40 WITA saat para karyawan sedang menjalankan aktivitas produksi dan mengambil sampel material untuk dibawa e laboratorium.
Kapolsek Wiwirano Ipda Januar Irfan mengatakan, kejadian bermula ketika longsor dalam skala kecil menimbun satu unit alat berat jenis ekskavator.
Enam karyawan kemudian berupaya melakukan evakuasi terhadap alat berat tersebut.
Namun, proses evakuasi sempat dihentikan karena kondisi cuaca mulai mendung dan waktu kerja telah memasuki akhir giliran.
“Proses evakuasi alat berat sempat dihentikan dan direncanakan berlanjut pada Rabu pagi,” kata Januar.
Saat tim produksi hendak meninggalkan lokasi, longsor susulan dengan skala lebih besar terjadi.
Material longsor menimbun area kerja yang saat itu masih ditempati enam karyawan.
Dua orang berhasil menyelamatkan diri, termasuk operator ekskavator. Sementara empat karyawan lainnya tertimbun material longsor.
Dua karyawan yang selamat masing-masing Dedi Akumadi (46) dan Muh. Murtazan (20).
Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.


Tinggalkan Balasan