Saat menjadi Kapolda Banten, Suyudi masih kerap datang ke Lebak dan Pandeglang untuk berziarah sekaligus bersilaturahmi dengan keluarga.

Menurut keluarga, Suyudi juga tidak banyak membawa simbol jabatan ketika berada di lingkungan tersebut.

“Kalau ke sini juga enggak pake baju polisi, enggak. Ke masyarakat juga bebas gitu,” ujar Andri, anggota keluarga Suyudi.

Cerita masa kecil tersebut kini bertemu dengan tema yang dibawa Suyudi ketika menjalani uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test calon Kapolri di Komisi III DPR RI pada 1 Oktober 2026.

Suyudi mengusung visi “Polisi Bersama Masyarakat” dengan menempatkan masyarakat sebagai pusat orientasi pelaksanaan tugas kepolisian.

Dalam forum tersebut, ia menawarkan enam agenda transformasi Polri, yakni penguatan kelembagaan, pembinaan SDM dan pola rekrutmen berbasis meritokrasi serta integritas, penguatan pelayanan publik melalui digitalisasi, peningkatan kualitas penegakan hukum, penguatan pengawasan, serta akuntabilitas anggaran yang berorientasi pada hasil nyata bagi masyarakat.

Suyudi juga menyiapkan agenda 100 hari pertama yang antara lain mencakup identifikasi kondisi internal Polri, penguatan respons terhadap laporan masyarakat melalui layanan 110, penanganan perkara, perlindungan kelompok rentan, pemberantasan narkoba dan judi daring, serta penguatan kesiapan Polres dan Polsek.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.