JAKARTA — Film Daniel and the Fiery Furnace menjadi salah satu film drama yang tayang di bioskop Indonesia pada September 2026. Film ini mengangkat kisah Daniel dan tiga sahabatnya dalam latar pembuangan di Babilonia, ketika mereka menghadapi tekanan untuk meninggalkan keyakinan mereka.
Berdasarkan informasi Cinema XXI, film Daniel and the Fiery Furnace tayang di Indonesia mulai 23 September 2026 dengan durasi 108 menit dan format 2D. Film tersebut tercatat dalam kategori drama.
Film ini dibintangi Mena Massoud sebagai Daniel dan Elijah Alexander sebagai Raja Nebukadnezar. Sejumlah pemeran lainnya antara lain Zaki Ali, Adam Lahraoui, Sunjay Midda, Sophia Decaro, dan Vladimir Angelove.
Sinopsis Daniel and the Fiery Furnace

Cerita bermula ketika Daniel dan bangsa Yahudi hidup dalam pembuangan di Babilonia. Daniel kemudian mendapatkan kepercayaan di lingkungan kerajaan karena kebijaksanaan dan kemampuannya.
Namun, kehidupannya berubah ketika Raja Nebukadnezar mengeluarkan perintah agar rakyat menyembah patung emas yang didirikannya.
Daniel bersama tiga sahabatnya—Shadrach, Meshach, dan Abednego—menghadapi pilihan yang berat. Mereka menolak menyembah patung tersebut meski mengetahui adanya ancaman hukuman berat.
Dalam versi film ini, penolakan tersebut membawa mereka pada perapian yang menyala-nyala. Mereka dilemparkan ke dalam api, tetapi kisah tersebut kemudian menghadirkan peristiwa yang digambarkan sebagai mukjizat.
Film ini mengembangkan kisah Alkitab tersebut menjadi drama layar lebar dengan tema keberanian, keyakinan, tekanan kekuasaan, dan keteguhan menghadapi situasi yang tampaknya mustahil.
Siapa Pemeran Daniel and the Fiery Furnace?
Berikut sejumlah pemeran utama film Daniel and the Fiery Furnace:
- Mena Massoud sebagai Daniel
- Elijah Alexander sebagai Raja Nebukadnezar
- Zaki Ali sebagai Abednego
- Adam Lahraoui sebagai Meshach
- Sunjay Midda sebagai Shadrach
- Sophia Decaro
- Vladimir Angelove
Film ini disutradarai Matthew Kooman dan Daniel Kooman, yang juga menulis skenarionya. Produser film adalah Daniel Kooman dan Matthew Kooman.
Mena Massoud sebelumnya dikenal luas melalui perannya sebagai Aladdin dalam film live-action Aladdin. Sementara Elijah Alexander dikenal antara lain melalui serial The Chosen.
Daniel and the Fiery Furnace Tayang Kapan?
Di Indonesia, Daniel and the Fiery Furnace mulai tayang pada 23 September 2026. Cinema XXI mencatat film tersebut tersedia dalam format 2D dengan durasi 1 jam 48 menit.
Film ini sebelumnya dirilis di Amerika Serikat pada 18 September 2026.
Untuk jadwal dan ketersediaan tiket, penonton dapat mengecek langsung melalui jaringan bioskop yang menayangkan film tersebut karena jadwal dapat berbeda berdasarkan kota dan lokasi bioskop.
Film Religi dengan Latar Kekuasaan Babilonia
Selain mengangkat tema keagamaan, film Daniel and the Fiery Furnace menghadirkan konflik antara keyakinan pribadi dan kekuasaan kerajaan.
Kisah Daniel ditempatkan dalam lingkungan kekaisaran Babilonia yang menuntut kepatuhan terhadap perintah penguasa.
Konflik kemudian berkembang ketika Daniel dan ketiga sahabatnya memilih mempertahankan keyakinan mereka meski menghadapi ancaman hukuman.
Situs resmi film menyebut produksi ini sebagai drama Alkitab live-action yang membawa kisah Daniel ke layar lebar dengan tema keberanian, iman, dan keteguhan menghadapi tekanan.
Dengan durasi 108 menit, film ini menawarkan adaptasi sinematik terhadap salah satu kisah yang dikenal luas dalam tradisi Alkitab, terutama cerita tentang Shadrach, Meshach, dan Abednego serta perapian yang menyala-nyala.
Bagi penonton yang mencari film drama bertema religi, Daniel and the Fiery Furnace menghadirkan kisah klasik tersebut melalui format film layar lebar dengan pemeran internasional dan produksi live-action.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.


Tinggalkan Balasan