Andy kemudian menemukan cara bertahan melalui keahliannya sebagai bankir. Pengetahuannya mengenai keuangan membuatnya dibutuhkan para petugas. Dari sinilah posisi Andy di dalam penjara berubah.

Ia tetap narapidana, tetapi memiliki akses yang tidak dimiliki banyak penghuni lain.

Warden Norton dan Kekuasaan

Pusat kekuasaan Shawshank adalah Warden Samuel Norton.

Norton tampil sebagai kepala penjara yang religius dan disiplin. Namun di balik citra tersebut, ia menjalankan praktik korup dengan memanfaatkan tenaga kerja narapidana dan menggunakan Andy untuk mengelola serta menyamarkan uang hasil aktivitas ilegal.

Di sini paradoks Shawshank terlihat jelas.

Penjara seharusnya menjadi tempat menjalani hukuman. Namun kekuasaan di dalamnya justru dapat menciptakan perbedaan perlakuan.

Andy memperoleh ruang karena keahliannya. Norton memiliki kewenangan karena jabatannya. Sementara narapidana lain berada di bawah sistem yang tidak banyak memberi mereka kemampuan untuk menentukan keadaan.

Film The Shawshank Redemption dengan demikian bukan hanya cerita tentang kebebasan. Ia juga cerita tentang politik kekuasaan di dalam institusi tertutup.

Ketika Penjara Memiliki Kelas

Penjara tidak otomatis menghapus hierarki.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.