“Nanti akan ada grace period, nanti akan diberikan keleluasaan biar tidak terbebani di masa bencana,” ujar Gibran.
Persoalan ekonomi menjadi salah satu dampak yang dirasakan masyarakat setelah gempa. Kerusakan rumah, tempat usaha, serta terganggunya aktivitas ekonomi membuat sebagian warga kesulitan memperoleh penghasilan seperti sebelum bencana.
Dengan adanya kelonggaran pembayaran kredit, masyarakat diharapkan dapat lebih fokus memenuhi kebutuhan dasar dan melakukan pemulihan kehidupan keluarga tanpa langsung dibebani kewajiban pembayaran pinjaman.
Pengungsi Keluhkan Kondisi Kesehatan
Selain persoalan kredit, sejumlah pengungsi juga menyampaikan kekhawatiran mengenai kondisi kesehatan anggota keluarga yang masih menjalani perawatan di tenda-tenda pengungsian.
Menanggapi hal tersebut, Gibran meminta pihak terkait memastikan pasien yang membutuhkan penanganan lebih lanjut segera dirujuk ke rumah sakit yang memiliki fasilitas kesehatan memadai.
Menurutnya, pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak harus menjadi perhatian utama selama masa tanggap darurat. Terutama bagi warga yang mengalami luka serius atau memiliki kondisi medis yang membutuhkan pemeriksaan dan perawatan lebih lanjut.
Gibran Tinjau Pengungsian di Manggarai dan Manggarai Timur
Sebelumnya, Gibran meninjau sejumlah lokasi pengungsian di Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur pada Jumat. Wilayah tersebut menjadi bagian dari daerah yang terdampak gempa NTT yang terjadi pada Sabtu (15/8/2026).
Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.


Tinggalkan Balasan