Di sisi lain, kebutuhan terhadap pasokan minyak dari luar negeri berlangsung ketika produksi minyak domestik masih berada di bawah target pemerintah untuk 2026.

Data Kementerian ESDM mencatat produksi minyak nasional pada 8 September 2026 mencapai 571.731 barel per hari.

Sementara target produksi atau lifting minyak nasional yang ditetapkan pemerintah untuk 2026 berada di angka 610 ribu barel per hari.

Dengan demikian, capaian pada 8 September tersebut masih sekitar 38.269 barel per hari di bawah target 2026.

Target lifting minyak sebesar 610 ribu barel per hari sebelumnya disampaikan Bahlil dalam rapat kerja bersama Komisi XII DPR RI pada Januari 2026. Pemerintah menyebut target tersebut menghadapi sejumlah tantangan teknis dan produksi.

Untuk mengejar target tersebut, Kementerian ESDM menyiapkan sejumlah strategi, antara lain reaktivasi sumur-sumur tua, optimalisasi teknologi Enhanced Oil Recovery (EOR), percepatan proyek pengembangan yang telah memiliki Plan of Development (POD), serta peningkatan eksplorasi wilayah kerja migas.

Kementerian ESDM juga menyebut pemerintah akan menawarkan lebih dari 100 wilayah kerja migas secara serempak sebagai bagian dari upaya meningkatkan produksi nasional.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.