Gagasan Prabowo untuk mengerjasamakan fasilitas pemerintah dengan klub profesional menjadi langkah krusial dalam rantai pembinaan tersebut. Namun, efektivitasnya sangat bergantung pada skema bisnis dan insentif.

Pemerintah perlu menyiapkan regulasi keringanan retribusi daerah atau pemotongan pajak (tax deduction) bagi klub Liga 1 hingga Liga 3 yang bersedia mengelola serta mendanai akademi di fasilitas daerah tersebut.

Tanpa skema insentif yang jelas, klub-klub daerah yang kondisi finansialnya masih terbatas akan kesulitan menanggung beban operasional fasilitas milik Pemda.

Talenta Melimpah, Defisit Pelatih dan Jalur Pembinaan

Indonesia sebenarnya tidak kekurangan talenta muda. Persoalannya terletak pada sistem pencarian dan pengembangan bakat yang belum berjenjang secara merata di seluruh provinsi.

PSSI telah meluncurkan platform All-Scout untuk mengidentifikasi pemain berusia 13 hingga 18 tahun, di mana pemain, pelatih, maupun klub dapat mengunggah data profil pemain.

Selain itu, PSSI juga merencanakan pembangunan pusat latihan tim nasional kelompok usia dini di beberapa wilayah untuk memperkuat basis U-13 dan U-15.

Instrumen digital dan fisik ini merupakan langkah maju, tetapi masih menghadapi celah besar pada rasio tenaga pendidik berlisensi.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.