Jakarta – Polda Metro Jaya memastikan informasi yang beredar di media sosial mengenai dugaan Sutrimo, ajudan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah ditembak oleh orang tak dikenal merupakan kabar bohong atau hoaks.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengatakan pihaknya telah melakukan konfirmasi kepada jajaran Polres Metro Jakarta Selatan terkait informasi tersebut.
“Sejauh ini kami sudah mengonfirmasi dengan Kasat Reskrim Jakarta Selatan, dan informasi itu adalah hoaks,” ujar Budi dalam konferensi pers di Jakarta, Senin.
Sebelumnya, sebuah unggahan di media sosial menyebut ajudan Febrie Adriansyah diduga tewas ditembak oleh orang misterius setelah sebelumnya beredar kabar mengenai kematian penjaga rumah Febrie.
Informasi tersebut kemudian menyebar luas di berbagai platform media sosial.
Di sisi lain, Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Selatan memang tengah menyelidiki kasus meninggalnya seorang pria bernama Sutrimo yang ditemukan tidak sadarkan diri di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada 23 Juli 2026.
Korban sempat dibawa ke Rumah Sakit Muhammadiyah Taman Puring, namun dinyatakan telah meninggal dunia saat tiba di rumah sakit.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.


Tinggalkan Balasan