China Jadi Salah Satu Pasar Utama

Peluang perdagangan komoditas Indonesia juga terlihat dari hubungan dagang dengan sejumlah negara, salah satunya China.

Sepanjang Januari–Juli 2026, ekspor nonmigas Indonesia ke China mencapai US$40,62 miliar, meningkat 18,01 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kelompok lemak dan minyak hewani/nabati yang mencakup produk minyak sawit turut menjadi bagian dari perdagangan tersebut.

Kondisi ini menunjukkan masih besarnya peluang komoditas pertanian Indonesia untuk memperluas pasar internasional.

Pertumbuhan ekspor CPO dan produk turunannya sebesar 5,49 persen menjadi salah satu indikator positif bagi perdagangan Indonesia pada 2026.

Pemerintah kini berupaya menjaga momentum tersebut melalui peningkatan produktivitas, peremajaan tanaman, penggunaan benih unggul, serta penguatan industri hilir.

Amran menegaskan sektor pertanian harus mampu memberikan nilai tambah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

“Pertanian harus menghasilkan, harus memberikan nilai tambah. Kita ingin produk pertanian Indonesia semakin banyak masuk pasar dunia dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi petani,” kata Mentan.

 

 

Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.