JAKARTA — Stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang tersimpan di gudang Perum Bulog hingga 14 September 2026 tercatat mencapai 4,722 juta ton.

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan jumlah tersebut mengalami penurunan dibandingkan stok sebelumnya yang berada di kisaran 5,4 juta ton. Penurunan terjadi karena sebagian stok telah disalurkan untuk berbagai program pangan pemerintah sepanjang 2026.

“Total stoknya beras Bulog sekarang yang ada di gudang sudah turun, yang kemarin 5,4 juta ton, sekarang tinggal 4,722 juta ton. Kenapa angkanya jadi turun? Karena sudah banyak yang didistribusikan,” kata Rizal di Jakarta, Senin (15/9/2026).

Rizal menyampaikan penurunan stok tersebut salah satunya terjadi setelah Bulog menyalurkan bantuan pangan beras bagi 33,2 juta keluarga penerima manfaat (KPM) pada tahap pertama yang berlangsung pada Februari dan Maret 2026.

Untuk penyaluran tahap pertama tersebut, kebutuhan beras mencapai sekitar 600 ribu ton.

Selain itu, Bulog kembali menyalurkan bantuan pangan beras tahap kedua untuk periode Juli, Agustus, dan September 2026. Jumlah beras yang disalurkan pada tahap kedua mencapai hampir 1 juta ton.

Setiap keluarga penerima manfaat mendapatkan bantuan beras sebanyak 10 kilogram setiap bulan. Untuk tahap kedua, pemerintah menetapkan penyaluran dilakukan secara serentak atau dirapel agar penyaluran untuk September dapat segera diselesaikan.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.