“Partai Gerindra dengan elektabilitas 23,2 persen masih unggul dibanding partai-partai lainnya,” kata Yoki dalam pemaparan hasil survei, Rabu (23/9/2026).

Survei dilakukan pada 14–20 Agustus 2026 melalui wawancara tatap muka terhadap 1.220 responden di 38 provinsi. Poltracking menggunakan metode stratified multistage random sampling dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error sekitar 2,9 persen.

Prabowo Lebih Melekat daripada Identitas Partai

Data top of mind memberikan gambaran lain mengenai bagaimana partai dikenali publik.

Pada Gerindra, Prabowo Subianto menjadi nama yang paling banyak disebut dengan 26,1 persen. Pola serupa juga terlihat pada sejumlah partai lain.

PDIP paling banyak diasosiasikan dengan Megawati Soekarnoputri sebesar 17 persen.

Partai Demokrat dengan Susilo Bambang Yudhoyono sebesar 16 persen, sedangkan NasDem dengan Surya Paloh sebesar 11 persen.

Untuk Golkar, asosiasi terhadap lambang pohon beringin mencapai 6,4 persen.

Data tersebut memperlihatkan bahwa figur politik masih menjadi salah satu pintu utama publik mengenali identitas partai, meski tingkat keterkaitannya berbeda-beda.

Pilihan Caleg Lebih Menonjol daripada Lambang Partai

Survei yang sama juga menemukan bahwa publik lebih cenderung menentukan pilihan legislatif berdasarkan figur calon dibandingkan partai politik.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.