“Sebagai ahli, tolong saya diberitahu, apa langkah terbaik untuk kita cegah kebakaran di kawasan hutan, pertama. Kedua, kawasan hutan yang ada gambutnya. Dua hal. Dan ketiga yang saya minta, saran dari Saudara-saudara, apakah gambut ini bisa kita manfaatkan ke arah produktif?” kata Prabowo.

Presiden juga meminta masukan ilmiah mengenai kemungkinan pemanfaatan lahan gambut, termasuk untuk menanam tanaman tertentu, dengan tetap memperhatikan upaya pencegahan kebakaran.

Menurut Prabowo, pemerintah telah menyiapkan sejumlah langkah mitigasi fisik untuk menghadapi potensi karhutla, antara lain sarana pemadam kebakaran, embung, dan pompa.

Namun, ia mengatakan langkah tersebut perlu dilengkapi dengan pendekatan ilmiah, terutama untuk menghadapi karakteristik lahan gambut.

“Kalau bisa, ada jawaban ilmiah, a scientific solution,” ujar Prabowo.

Pernyataan Prabowo mengenai penghormatannya kepada pakar tersebut muncul setelah sebelumnya ia melontarkan kritik keras terhadap sejumlah pihak yang disebutnya sebagai pakar.

Dalam pidatonya pada peringatan HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Jakarta, Jumat (18/9/2026), Prabowo mengatakan:

“Terserah, pakar-pakar yang menganggap dirinya pakar, saking pintarnya jadi goblok.”

Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.