JAKARTA – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya mengungkap motif di balik aksi pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang pengemudi ojek online (ojol) di Kabupaten Tangerang, Banten.
Tersangka berinisial RD alias D (25) mengaku nekat melakukan aksi tersebut karena tertekan tuntutan biaya pernikahan dari keluarganya hingga sempat berniat mengakhiri hidup.
Menurut Kanit V Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Arief Ryzki Wicaksana, tersangka awalnya mengalami tekanan berat karena tidak memiliki uang untuk memenuhi kebutuhan pernikahan. Dalam kondisi putus asa, ia bahkan berencana bunuh diri.
“Niatan awalnya, pelaku ini mau bunuh diri karena bingung untuk cari uang, untuk memenuhi biaya pernikahan. Saat berjalan, dia melihat korban sedang tidur,” ujar Arief, Selasa (14/7/2026).
Namun, niat tersebut berubah ketika tersangka melihat korban, pengemudi ojol berinisial ATP, sedang tertidur dengan sepeda motornya terparkir di dekat lokasi. Melihat kesempatan itu, tersangka memutuskan mengambil motor korban.
Saat berusaha mencari kunci kontak dengan merogoh kantong celana korban, ATP terbangun dan melakukan perlawanan. Situasi itu kemudian berujung pada aksi kekerasan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.


Tinggalkan Balasan