“Ketika negara kita mengalami bonus demografi, negara-negara lain mengalami aging population. Ini menjadi peluang strategis bagi Indonesia untuk mengisi kekurangan tenaga kerja global,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki keterampilan dan kualifikasi sesuai dengan kebutuhan pasar kerja internasional.

Pemerintah Siapkan 500.000 Pekerja Migran Terampil

Untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan tenaga kerja terampil, Mukhtarudin menyebut Presiden Prabowo Subianto telah memberikan instruksi pada 20 Oktober 2025 agar pemerintah menyiapkan 500.000 calon pekerja migran terampil atau skilled workers.

Salah satu program yang disiapkan untuk mendukung target tersebut adalah SMK Go Global.

Program ini ditetapkan sebagai salah satu prioritas nasional dan program percepatan pemerintah untuk mencetak tenaga kerja profesional yang mampu bersaing di pasar internasional.

Peresmian Migrant Center di Universitas Teknologi Bandung juga menjadi bagian dari kegiatan yang berkaitan dengan pengembangan program tersebut.

 

Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.