Penguatan kepatuhan bukan hanya berdampak pada perusahaan asuransi, tetapi juga proses yang harus dilalui nasabah.
Perusahaan yang menerbitkan polis dengan premi tinggi harus melakukan pemeriksaan lebih menyeluruh terhadap identitas, kepemilikan manfaat, serta profil risiko nasabah.
Kondisi tersebut dapat memperpanjang proses onboarding dan penerbitan polis.
Tekanan terhadap kepatuhan juga terlihat dari langkah regulator di pusat keuangan Asia.
Pada Juli 2025, Monetary Authority of Singapore menjatuhkan denda sebesar US$21,6 juta kepada sembilan lembaga keuangan terkait pelanggaran dalam kasus pencucian uang senilai US$2,4 miliar.
Sementara itu, Insurance Authority Hong Kong menegur tiga perusahaan pialang dan menjatuhkan denda dengan total US$55.000 karena persoalan verifikasi klien dan pemantauan pihak yang berisiko secara politik atau politically exposed persons.
Polis untuk keluarga ultra-kaya tetap diminati
Di tengah meningkatnya tuntutan kepatuhan, permintaan terhadap produk asuransi yang dirancang untuk keluarga dengan kekayaan besar tetap tinggi.
Salah satunya adalah private placement life insurance atau PPLI. Produk ini digunakan antara lain untuk mengelola kepemilikan aset lintas negara dan membantu perencanaan transfer kekayaan antargenerasi.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.


Tinggalkan Balasan