Menurut Tito, gempa berdampak pada sekitar delapan kabupaten di NTT. Kerusakan tidak hanya terjadi pada rumah warga, tetapi juga menyasar gedung pemerintahan, sekolah, jalan, jembatan dan sejumlah fasilitas publik lainnya.

Pemerintah masih melakukan inventarisasi untuk mendapatkan data pasti mengenai jumlah bangunan yang terdampak serta tingkat kerusakannya. Data tersebut nantinya menjadi salah satu dasar dalam menentukan langkah rehabilitasi dan rekonstruksi.

Kebutuhan Pengungsi Tetap Dipenuhi

Selain mempercepat pendataan dan persiapan rekonstruksi, pemerintah juga memastikan kebutuhan dasar masyarakat yang masih berada di lokasi pengungsian tetap terpenuhi.

Kebutuhan tersebut meliputi makanan, minuman, tenda, pakaian, selimut hingga obat-obatan. Pemerintah juga mengantisipasi kebutuhan para pengungsi untuk tiga hingga empat minggu ke depan.

Tito mengatakan akses menuju sejumlah wilayah terdampak juga terus diperbaiki sehingga distribusi bantuan dapat dilakukan dengan lebih cepat.

“Untuk pintu-pintu masuk, selain jalan-jalan darat tadi, sudah hampir semua terbuka, sehingga mobilitas orang, maupun barang, bantuan, lebih cepat masuk,” tandasnya.

 

 

Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.