Selain menyiapkan RAPBN 2027, Suahasil menyebut pelaksanaan APBN 2026 yang tersisa hingga akhir tahun juga menjadi perhatian.
“Kemudian menyelesaikan APBN tahun 2026. APBN 2026 yang tersisa bulan September, Oktober, November, dan Desember mesti kita selesaikan dengan baik. Saya akan kembali ke Kementerian Keuangan pada sore hari ini dan akan langsung melihat seperti apa kondisi APBN-nya di bulan terakhir,” katanya.
Suahasil juga menegaskan arah kebijakan APBN tetap diarahkan untuk mendukung pertumbuhan dan menjaga stabilitas ekonomi masyarakat.
“Kita tuh menjalankan APBN supaya bisa APBN itu menumbuhkan ekonomi masyarakat. APBN itu bisa menstabilkan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
DPR Soroti Penerimaan Negara
Pergantian Menteri Keuangan tersebut mendapat perhatian dari DPR, khususnya Komisi XI yang membidangi keuangan dan perbankan.
Anggota Komisi XI DPR RI Wihadi Wijanto meminta Suahasil memperkuat sistem penerimaan negara setelah menggantikan Purbaya. Menurut Wihadi, penguatan penerimaan menjadi salah satu pekerjaan penting bagi Menkeu baru.
Wihadi juga berharap pergantian tersebut dapat memperkuat kepercayaan pasar serta menjaga stabilitas sistem keuangan nasional.
Pandangan tersebut sejalan dengan tantangan yang dihadapi Suahasil dalam menjaga APBN tetap kredibel. Selain memastikan belanja negara mendukung program pemerintah, Kementerian Keuangan harus menjaga kapasitas penerimaan agar ruang fiskal tetap memadai.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.


Tinggalkan Balasan