Dampak gempa juga dirasakan langsung oleh warga yang berada dalam kondisi rentan. Salah satunya Sabina, seorang perempuan penyandang disabilitas netra yang dilaporkan tertimpa reruntuhan bangunan.
Sabina kemudian harus menjalani perawatan di RSUD Ruteng akibat cedera serius yang dialaminya, termasuk patah tulang belakang.

Kondisi tersebut menambah daftar kebutuhan penanganan warga terdampak, terutama bagi kelompok rentan seperti penyandang disabilitas, anak-anak, lansia, dan warga yang membutuhkan perawatan medis.
Korban Gempa NTT Capai 83 Orang
Sementara itu, berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Jumat (21/8/2026) pukul 16.00 WIB, jumlah korban meninggal dunia akibat gempa NTT mencapai 83 orang.
Angka tersebut bertambah delapan orang dibandingkan laporan sebelumnya yang mencatat 75 korban meninggal dunia. Delapan korban tambahan masing-masing berasal dari Kabupaten Manggarai sebanyak dua orang, Manggarai Timur dua orang, Nagekeo tiga orang, dan Ngada satu orang.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.


Tinggalkan Balasan